<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Riau Pangan Bertuah Arsip - RiauMaya.Com</title>
	<atom:link href="https://riaumaya.com/tag/riau-pangan-bertuah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://riaumaya.com/tag/riau-pangan-bertuah/</link>
	<description>Cerita Riau di Dunia Maya</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 05:07:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://riaumaya.com/wp-content/uploads/2024/12/cropped-fav-icon-32x32.png</url>
	<title>Riau Pangan Bertuah Arsip - RiauMaya.Com</title>
	<link>https://riaumaya.com/tag/riau-pangan-bertuah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Operasi Pasar Murah TPID Riau di Pekanbaru Disambut Antusias, Beras hingga Minyakita Habis Terjual</title>
		<link>https://riaumaya.com/2026/05/operasi-pasar-murah-tpid-riau-di-pekanbaru-disambut-antusias-beras-hingga-minyakita-habis-terjual/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 05:02:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur RPB Ade Putra]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Murah Pekanbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Riau Pangan Bertuah]]></category>
		<category><![CDATA[TPID Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://riaumaya.com/?p=205863</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi <a class="read-more" href="https://riaumaya.com/2026/05/operasi-pasar-murah-tpid-riau-di-pekanbaru-disambut-antusias-beras-hingga-minyakita-habis-terjual/" title="Operasi Pasar Murah TPID Riau di Pekanbaru Disambut Antusias, Beras hingga Minyakita Habis Terjual" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2026/05/operasi-pasar-murah-tpid-riau-di-pekanbaru-disambut-antusias-beras-hingga-minyakita-habis-terjual/">Operasi Pasar Murah TPID Riau di Pekanbaru Disambut Antusias, Beras hingga Minyakita Habis Terjual</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Riaumaya.com"><strong>PEKANBARU</strong></a> &#8211; Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Riau menggelar Operasi Pasar Murah di Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Selasa (26/5/2026).</p>
<p>Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Riau melalui PT Riau Pangan Bertuah (RPB) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru itu langsung disambut antusias masyarakat.</p>
<p>Tak kurang dari 4 ton komoditas pangan strategis disiapkan dalam operasi pasar tersebut. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng Minyakita, gula pasir, telur ayam, cabai merah, bawang putih hingga garam dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau Taufik OH, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru Adrizal, serta Lurah Tangkerang Tengah.</p>
<p>Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Hanya dalam beberapa jam setelah dibuka, seluruh stok komoditas yang disediakan ludes terjual.</p>
<p>Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Daulay, mengungkapkan pihaknya menyediakan berbagai kebutuhan pokok dalam jumlah besar untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang hari raya.</p>
<p>Menurutnya, komoditas yang disiapkan antara lain 700 liter minyak goreng Minyakita, 400 karung atau 2 ton beras SPHP, 200 kilogram gula pasir, 100 papan telur ayam, 100 kilogram cabai merah, 50 kilogram bawang putih, dan 200 bungkus garam kristal.</p>
<p>Ade menjelaskan, Operasi Pasar Murah tersebut merupakan bagian dari upaya mengantisipasi potensi lonjakan harga pangan yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.</p>
<p>Karena itu, harga yang ditawarkan kepada masyarakat sengaja dibuat lebih rendah dibandingkan harga pasar agar dapat membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga.</p>
<p>Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Riau, Taufik OH, mengatakan kegiatan yang dilaksanakan PT RPB merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat menjelang Idul Adha.</p>
<p>Ia juga mengapresiasi tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan operasi pasar tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.</p>
<h3>Kolaborasi Stabilkan Harga Pangan</h3>
<p>Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Pekanbaru, Adrizal, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara PT RPB, Pemerintah Provinsi Riau, dan Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menghadirkan pasar murah yang lebih dekat dengan masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, meski kondisi harga dan pasokan pangan di pasaran saat ini masih relatif stabil, kehadiran operasi pasar menjadi alternatif yang sangat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.</p>
<p>Ia juga mengingatkan masyarakat agar berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying karena ketersediaan pangan di Pekanbaru masih dalam kondisi aman.</p>
<p>&#8220;pantauan kita di pasar, harga komoditas memang ada yang berfluktuasi, namun, secara umum harganya masih stabil dan pasokannya mencukupi,&#8221;ungkap Adrizal.</p>
<p>Untuk memastikan kondisi tersebut tetap terjaga, Adrizal mengatakan pihaknya bersama Satgas Saber Harga Pangan terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap harga maupun ketersediaan bahan pokok di pasaran.</p>
<p>&#8221;Kita memang belum melaksanakan operasi pasar, karena kondisi harga masih stabil, dan pasokan mencukupi. Tapi kita gunakan koordinasi bersama Satgas Saber Harga Pangan untuk menjaga kondisi harga tetap stabil di tingkat pedagang dan konsumen,&#8221; ungkap dia.</p>
<p>Pemerintah berharap operasi pasar murah seperti ini dapat menjadi instrumen efektif dalam mengendalikan inflasi daerah sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Idul Adha. (Rls)</p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2026/05/operasi-pasar-murah-tpid-riau-di-pekanbaru-disambut-antusias-beras-hingga-minyakita-habis-terjual/">Operasi Pasar Murah TPID Riau di Pekanbaru Disambut Antusias, Beras hingga Minyakita Habis Terjual</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BUMD Pangan Gandeng Kejati untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Riau</title>
		<link>https://riaumaya.com/2025/07/bumd-pangan-gandeng-kejati-untuk-perkuat-ketahanan-pangan-dan-pengendalian-inflasi-riau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 14:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Bumd pangan riau]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov riau]]></category>
		<category><![CDATA[PT Rpb]]></category>
		<category><![CDATA[Riau Pangan Bertuah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://riaumaya.com/?p=205587</guid>

					<description><![CDATA[<p>PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT <a class="read-more" href="https://riaumaya.com/2025/07/bumd-pangan-gandeng-kejati-untuk-perkuat-ketahanan-pangan-dan-pengendalian-inflasi-riau/" title="BUMD Pangan Gandeng Kejati untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Riau" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2025/07/bumd-pangan-gandeng-kejati-untuk-perkuat-ketahanan-pangan-dan-pengendalian-inflasi-riau/">BUMD Pangan Gandeng Kejati untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Riau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://Riaumaya.com"><strong>PEKANBARU</strong></a> – Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah (RPB) resmi menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di daerah.</p>
<p>Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam strategi kolaboratif Pemprov Riau yang tidak hanya mengedepankan pendekatan ekonomi, tetapi juga landasan hukum yang kuat untuk memastikan setiap langkah pembangunan pangan berjalan transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.</p>
<p>Kerja sama tersebut diumumkan bersamaan dengan peluncuran Toko Pengendalian Inflasi Pangan atau TOPAN, yang berlokasi di Jalan Melati, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Selasa (8/7/2025). Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Riau, Ir. H. M. Taufiq Oesman Hamid, MT, mewakili Gubernur Riau Abdul Wahid, serta dihadiri Direktur PT RPB Ade Putra Daulay, SP, M.Si, dan perwakilan Forkopimda Provinsi Riau.</p>
<p>Menurut Taufiq, MoU dengan Kejati Riau merupakan langkah krusial agar seluruh kegiatan PT RPB dalam pengelolaan distribusi pangan memiliki payung hukum yang jelas, sekaligus terhindar dari potensi penyimpangan. Kolaborasi ini juga memastikan setiap program pengendalian inflasi dilakukan secara profesional dan sesuai regulasi.</p>
<p>“MoU ini bukan hanya soal legalitas, tapi juga upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan pangan yang sehat dan transparan. Dengan pengawasan dan pendampingan dari Kejati, setiap rupiah yang digunakan dalam program pangan akan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Taufiq.</p>
<p>Sementara itu, Direktur PT RPB, Ade Putra Daulay, menyebut kerja sama dengan Kejati Riau menjadi bentuk keseriusan BUMD dalam menjalankan misi sosial-ekonomi sekaligus menjaga integritas. “Ini juga menjadi fondasi kuat bagi ekspansi kami ke berbagai daerah lain. Tidak hanya efisien secara bisnis, tetapi juga bersih dan patuh hukum,” katanya.</p>
<p>TOPAN sendiri hadir sebagai solusi atas persoalan klasik Riau yang bergantung pada pasokan bahan pokok dari luar daerah. Dengan harga bahan pangan di pasar kerap fluktuatif, keberadaan TOPAN diharapkan menjadi penyeimbang harga sekaligus pelindung petani lokal melalui distribusi langsung dari produsen ke konsumen.</p>
<p>Beberapa harga kebutuhan pokok di TOPAN bahkan dipatok jauh lebih murah dari pasar, seperti telur ayam Rp46.000 per papan dan minyak goreng Rp15.700 per liter. Layanan ini didukung fasilitas modern dan jam operasional panjang, mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.</p>
<p>Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Riau Abdul Wahid memberikan arahan agar TOPAN dan kerja sama strategis dengan Kejati dapat direplikasi ke seluruh kabupaten/kota. Ia menyebut, program ini merupakan bagian dari kontribusi daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.</p>
<p>“Pemerintah hadir bukan hanya dengan kebijakan, tapi dengan solusi nyata. Sinergi bersama Kejaksaan ini memastikan bahwa niat baik diikuti oleh tata kelola yang baik pula,” ujar Wahid dalam sambutannya.</p>
<p>Kehadiran MoU ini menjadikan program pengendalian inflasi dan distribusi pangan di Riau sebagai model nasional, bagaimana kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dan lembaga hukum dapat menghadirkan keadilan ekonomi dan keberpihakan nyata kepada masyarakat. (rilis)</p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2025/07/bumd-pangan-gandeng-kejati-untuk-perkuat-ketahanan-pangan-dan-pengendalian-inflasi-riau/">BUMD Pangan Gandeng Kejati untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi Riau</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TPID Riau Tanam Cabai Bersama Wamentan dan PISPI untuk Kendalikan Inflasi Pangan</title>
		<link>https://riaumaya.com/2025/02/tpid-riau-tanam-cabai-bersama-wamentan-dan-pispi-untuk-kendalikan-inflasi-pangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Feb 2025 02:46:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Pispi Riau]]></category>
		<category><![CDATA[Riau Pangan Bertuah]]></category>
		<category><![CDATA[TPID Riau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://riaumaya.com/?p=205469</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pekanbaru – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau menggelar gerakan tanam cabai <a class="read-more" href="https://riaumaya.com/2025/02/tpid-riau-tanam-cabai-bersama-wamentan-dan-pispi-untuk-kendalikan-inflasi-pangan/" title="TPID Riau Tanam Cabai Bersama Wamentan dan PISPI untuk Kendalikan Inflasi Pangan" itemprop="url"></a></p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2025/02/tpid-riau-tanam-cabai-bersama-wamentan-dan-pispi-untuk-kendalikan-inflasi-pangan/">TPID Riau Tanam Cabai Bersama Wamentan dan PISPI untuk Kendalikan Inflasi Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><a href="http://Riaumaya.com"><b>Pekanbaru</b></a> – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau menggelar gerakan tanam cabai bersama Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono. Ini sebagai langkah strategis menekan laju inflasi pangan di provinsi tersebut. Kegiatan ini juga bertepatan dengan pelantikan kepengurusan Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI) Riau.</p>
<p dir="ltr">Inflasi di Riau selama ini dipicu oleh tingginya harga cabai dan bawang merah akibat defisit pasokan. Untuk mengatasi hal ini, TPID Riau melalui PT Riau Pangan Bertuah menggandeng kelompok tani dalam skema <i>contract farming</i>, guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga komoditas pangan strategis.</p>
<p dir="ltr">Wakil Menteri Pertanian RI, Sudaryono dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan produksi lokal untuk mendukung program swasembada pangan yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif mengembangkan sektor pertanian guna memperkuat ketahanan pangan nasional.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Gerakan tanam cabai ini bukan hanya langkah jangka pendek dalam mengendalikan inflasi, tetapi juga bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat produksi dalam negeri, mengurangi ketergantungan impor, serta menyejahterakan petani lokal,&#8221; ujar Wamentan RI tersebut.</p>
<p dir="ltr">Sementara itu Direktur PT Riau Pangan Bertuah, Ade Putra Daulay meyakini Riau punya potensi untuk mengurangi ketergantungan bahan pokok dari provinsi lain seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Maka itu perlu dukungan dari semua stake holder agar inflasi di Riau bisa diredam.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Kita percaya Riau punya potensi untuk swasembada pangan. Kita punya banyak lahan rawa juga bekas replanting sawit. Jadi nanti dengan teknologi modern, petani-petani dibina agar bisa produksi lebih baik lagi. Harapan kita Riau bisa swasembada pangan,&#8221; ujar Ade yang juga Ketua BPW PISPI Riau, Senin (3/1/2025).</p>
<p dir="ltr">Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Presidium BPP Pispi Prof Dr Jamhari, Sekjen Pispi Kamhar Lakumani, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Riau M. Job Kurniawan yang mewakili Pj Gubernur Riau, serta Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Firdaus yang mewakili Pj Wali Kota Pekanbaru.</p>
<p dir="ltr">Hadir pula Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau Panji Achmad, serta tokoh lainnya seperti Muhammad Rahul, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Riau sekaligus anggota Komisi III DPR RI. Selain itu, perwakilan dari Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Pupuk Indonesia, serta sejumlah organisasi pertanian lainnya juga ikut serta dalam acara ini.</p>
<p dir="ltr">Dengan inisiatif ini, diharapkan Riau dapat mengurangi defisit pasokan cabai, menstabilkan harga di pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian yang lebih berdaya saing. (rilis)</p>
<p>Artikel <a href="https://riaumaya.com/2025/02/tpid-riau-tanam-cabai-bersama-wamentan-dan-pispi-untuk-kendalikan-inflasi-pangan/">TPID Riau Tanam Cabai Bersama Wamentan dan PISPI untuk Kendalikan Inflasi Pangan</a> pertama kali tampil pada <a href="https://riaumaya.com">RiauMaya.Com</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
