Riau Travel Mart VI Sukses Digelar, ASPPI Riau Bawa Pesona Melayu Menembus Pasar Internasional

Pekanbaru – Kota Pekanbaru kembali menjadi pusat perhatian industri pariwisata nasional, bahkan mancanegara. Dengan semangat kolaborasi dan gotong royong, ASPPI DPD Riau sukses menggelar Riau Travel Mart (RTM) VI Tahun 2026.

RTM VI ini merupakan ajang promosi pariwisata yang mempertemukan pelaku industri wisata dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

Event yang telah memasuki tahun keenam ini menjadi ruang bisnis bagi pelaku pariwisata. Serta menjadi panggung promosi budaya, sejarah, dan destinasi unggulan Provinsi Riau kepada pasar yang lebih luas.

Opening Ceremony RTM VI yang berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026 di Hotel Pangeran Pekanbaru berlangsung meriah. Sejumlah tokoh penting turut hadir, di antaranya Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata Erwita Dianti dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Tekad Perbatas Setia Dewa. Kemudian Ketua Umum DPP ASPPI Azwani Awi, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, juga Ketua ASITA Riau Dede Firmansyah. Turut serta para pelaku industri pariwisata dan tamu undangan lainnya.

Ketua DPD ASPPI Riau, Wendy Yolanda (kanan) di acara RTM VI di Pekanbaru (foto/ist)
Ketua DPD ASPPI Riau, Wendy Yolanda (kanan) di acara RTM VI di Pekanbaru (foto/ist)

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan agenda table top pada Jumat, 8 Mei 2026 yang mempertemukan seller dan buyer pariwisata dalam satu forum bisnis strategis. Melalui kegiatan ini, berbagai paket wisata unggulan Riau dipromosikan langsung kepada mitra industri dari berbagai wilayah dan negara.

Suasana penuh kehangatan semakin terasa saat gala dinner yang digelar di The Bono by Artotel Pekanbaru. Momentum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus mempererat jejaring antarpelaku industri pariwisata.

Bukan Cuma Bisnis, RTM Juga Perkenalkan Pariwisata Melayu

Tidak hanya fokus pada pertemuan bisnis, peserta RTM VI juga diajak menikmati kekayaan budaya dan sejarah Kota Pekanbaru melalui rangkaian city tour pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kawasan heritage Senapelan atau Kampung Bandar menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian peserta, bersama Rumah Tuan Kadi, Terminal Lama, Rumah Melayu, hingga menikmati kopi legendaris Kimteng yang telah menjadi bagian dari identitas kota.

Peserta juga mengunjungi pusat pelatihan gajah di kawasan perbatasan Pekanbaru dan Siak sebagai bagian dari promosi wisata alam dan konservasi unggulan Provinsi Riau.

Ketua DPD ASPPI Riau, Wendy, menyebut keberhasilan pelaksanaan RTM VI menjadi bukti bahwa sektor pariwisata tetap mampu tumbuh melalui kekuatan kolaborasi dan semangat kebersamaan.

“Event ini masih terlaksana secara mandiri melalui semangat gotong royong seluruh pelaku usaha pariwisata dan dukungan sponsor swasta di Riau. Ini membuktikan bahwa pariwisata tetap bisa bergerak dan berkembang,” ujar Wendy.

Ia berharap kegiatan serupa ke depan mendapat dukungan yang lebih besar dari pemerintah daerah karena sektor pariwisata memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kita berharap event seperti ini benar-benar mendapat dukungan dari semua pihak, terutama Pemerintah Daerah Provinsi maupun Kota. Walaupun ada efisiensi anggaran, itu bukan alasan untuk berhenti menghadirkan event pariwisata,” katanya.

Menurut Wendy, tantangan anggaran seharusnya menjadi momentum untuk menghadirkan inovasi dan kreativitas baru dalam mempromosikan pariwisata daerah agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional. (Ary)