Seleksi Direksi Riau Petroleum Buka Lebih Dulu, PT SPR Pekan Depan

PEKANBARU – Pemprov Riau mulai mempersiapkan proses seleksi calon direksi untuk sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), termasuk Direktur SPR. Langkah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja perusahaan daerah yang berperan dalam mendorong pembangunan dan perekonomian di Riau.

Empat BUMD yang akan menjalani proses seleksi tersebut yakni PT Permodalan Ekonomi Riau (PER), PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Riau, PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), dan PT Riau Petroleum.

Dari empat perusahaan tersebut, PT Riau Petroleum menjadi yang pertama mengumumkan jadwal pendaftaran seleksi direksi. Proses pendaftaran mulai 9 hingga 27 Maret 2026. Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Nomor 04/PANSEL/RP/2026 yang diteken Ketua Panitia Seleksi, Yan Dharmadi.

Seleksi Direksi SPR dan PER Pekan Depan

Sementara itu, Kepala Biro Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda Riau, Sri Irianto, mengatakan bahwa untuk dua BUMD lainnya, yakni PT SPR dan PT PER, pengumuman tahapan seleksi akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Pengumuman untuk SPR dan PER insyaallah minggu depan,” sebut Sri Irianto, Sabtu (15 Maret 2026).

Adapun proses seleksi di PT Jamkrida Riau masih harus menunggu pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Ini menyusul pengunduran diri salah satu komisaris perusahaan tersebut, Elly Wardhani, yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Setda Riau.

Menurut Sri Irianto, pengunduran diri tersebut membuat struktur perusahaan perlu penyesuaian terlebih dahulu sebelum tahapan seleksi direksi dapat berjalan.

“Jamkrida perlu RUPS dulu. Komisarisnya mengundurkan diri karena beliau sudah pensiun. Sebelumnya menjabat sebagai Asisten III Setda Riau,” jelasnya.

Ia menambahkan, setelah RUPS terlaksana, proses selanjutnya adalah penyelesaian akta notaris serta penyesuaian Surat Keputusan Panitia Seleksi sebelum tahapan seleksi bisa dimulai.

“Karena ada jabatan lain yang juga ikut diseleksi, maka harus RUPS dulu. Setelah itu menunggu akta notaris dan penyesuaian SK pansel,” ujarnya.

Diketahui, Surat Keputusan Panitia Seleksi untuk empat BUMD tersebut telah ditandatangani oleh Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dalam keputusan tersebut, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau ditunjuk untuk memimpin proses seleksi.

Asisten III Setda Riau M Job Kurniawan sebagai Ketua Panitia Seleksi untuk PT Sarana Pembangunan Riau dan PT Jamkrida Riau. Sementara Kepala Biro Hukum Setda Riau Yan Dharmadi sebagai Ketua Panitia Seleksi PT Riau Petroleum, dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Riau Indra menjadi Ketua Panitia Seleksi PT Permodalan Ekonomi Riau. (*)

Sumber: MCRiau